![]() |
| Rekomendasi Film Korea: 20th Century Girl (2022), Ditto (2022), dan Soulmate (2023) |
Nonton Apa Hari Ini? - Bagi beberapa orang akhir pekan adalah waktu terbaik menjadwalkan reset diri pasca menyelesaikan hari kerja selama lima hingga enam hari berlangsung. Sebagian orang memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dengan aktivitas luar seperti rekreasi di taman hiburan, pergi ke mall, atau nonton film di bioskop. Selain itu, ada juga yang lebih menyukai aktivitas rumah seperti bersih-bersih, memasak, serta tak ketinggalan tim mageran cenderung memilih menonton film melalui aplikasi saja sambil menikmati nyamannya tempat tidur untuk meramaikan waktu libur.
Berikut ini bisa jadi rekomendasi tepat bagi tipe terakhir sekaligus akan mengulas film Korea yang sedang hangat dibicarakan belakangan, film dengan latar tahun awal 2000-an ini mungkin akan menjadi pilihan tepat jika kamu menyukai Genre Remaja Romantis.
1. 20th Century Girl (2022)
Info Umum:- Judul: 20th Century Girl
- Judul Serupa: 20segi Sonyeo
- Judul asli (hangul): 20세기 소녀
- Sutradara: Bang Woo-Ri
- Penulis naskah: Bang Woo-Ri
- Pemeran utama: Kim You-jung, Byeon Woo-seok, dan Park Jung-woo.
- Genre: Melodrama
- Pertama kali rilis: 21 Oktober 2022
- Durasi: 1 Jam 59 Menit
- Siaran Tayang: Netflix
Pemeran:
- Kim Yoo-Jung sebagai Na Bo-Ra
- Byeon Woo-Seok sebagai Poong Woon-Ho
- Park Jung-Woo sebagai Baek Hyun-Jin
- Roh Yoon-Seo sebagai Kim Yeon-Doo
- Han Hyo-Joo sebagai Na Bo-Ra (dewasa)
- Jung Suk-Yong sebagai Ayah Na Bo-Ra
- Kim Sung-Kyung sebagai Ibu Na Bo-Ra
Sinopsis:
Cerita dimulai dengan latar tahun 1999, bercerita tentang seorang Gadis SMA Na Bo-Ra (Kim Yoo-Jung) mendapat tugas dari sahabatnya Kim Yeon Doo (Roh Yoon-Seo), untuk mencari tahu tentang sosok laki-laki yang ia temui di toko taylor miliknya, laki-laki yang ia lihat menggunakan tag nama bernama Baek Hyun Jin.
Kebetulan Baek Hyun Jin bersekolah di sekolah yang sama dengan mereka, Yeon Doo meminta Bo-Ra mengamati Hyun Jin karena sementara waktu harus pergi ke Amerika Serikat untuk melakukan operasi jantung, Ia bersepakat dengan Bo Ra untuk saling bertukar kabar melalui e-mail.
Alur:
Dibuka dengan musim dingin tahun 2019, ayah Na-Bo Ra menerima paket pos dari seseorang yang bernama Joseph yang tidak ia kenali. Kemudian segera ia hubungi Na-Bo Ra yang saat ini bekerja sebagai Voice Over di Seoul untuk menanyakan perihal paket tersebut sekaligus meminta anaknya untuk pulang ke rumahnya di Cheongju agar membantu orang tuanya pindahan.
Bo-Ra mulai flashback ke tahun 1999 kembali ke masa sekolahnya dulu di Cheongju, ia mendapati Kim Yeon-Doo berbunga-bunga membayangkan adegan saat bertemu seorang laki-laki bernama Baek Hyun Jin yang ia temui di toko taylor milik orang tuanya sampai-sampai ingin membatalkan jadwal operasi jantungnya di Amerika. Bo-Ra kesal dengan keputusan gegabah Yeon-Doo sehingga memikirkan ide untuk sahabatnya meskipun harus ke luar negeri tetap bisa berkomunikasi dengannya melalui e-mail. Kesepakatan berlangsung yaitu cukup Bo-Ra saja membantu mengamati Baek Hyun Jin dan melaporkan setiap aktivitas laki-laki itu pada Yeon-Doo.
Disela-sela sekolah Bo-Ra melancarkan aksinya dengan hal yang berkaitan dengan Hyun-Jin mulai dari diam-diam mengukur tinggi badan, mencari tahu hobi, sampai mematai-matai tempat tinggalnya. Suatu waktu ia mendengar Hyun-Jin ingin mengikuti klub penyiaran namun, naas saat Bo-Ra terpilih masuk Hyun-Jin justru mengundurkan diri. Tak kurang akal, Poong Woon-Ho yang merupakan sahabat Hyun-Jin menjadi alasan Bo-Ra bertahan di klub dan menjadi peluang mencari tahu lebih dekat tentang Hyun-Jin. Awalnya rencananya sulit berjalan karena sikap Woon-Ho yang begitu dingin dan mulai memanfaatkan Bo-Ra dengan berbagai macam permintaan sulit namun, lambat laun karena banyaknya aktivitas bersama terutama untuk kegiatan klub penyiaran Bo-Ra dan Woon-Ho menjadi begitu akrab.
Baek Hyun Jin yang lambat laun ikut menjadi kenal justru mengutarakan perasaan sukanya pada Bo-Ra, ditengah skenario tak terduga Bo-Ra menjadi tak keruan rasa karena mulai menyukai Woon-Ho yang begitu perhatian padanya. Dari serangkaian hal menarik yang terjadi Bo-Ra hanya fokus melaporkan informasi tentang Hyun-Jin pada Yeon-Doo agar sahabatnya senang, ia sungkan bercerita mengenai perasaannya pada Woon-Ho.
Keadaan berubah saat Yeon-Doo memberi kejutan dengan tiba-tiba pulang pasca berhasil menjalani operasi, ia menunjukan foto yang dikirim Bo-Ra dengan memberi emot hati pada wajah salah satu pria yang ada di gambar tersebut sontak membuat hati Bo-Ra tertegun.
Film 20th Century Girl tak heran menjadi begitu trending beberapa saat setelah rilis karena cerita yang ringan namun, romansa ala remajanya tetap hangat untuk diikuti. Kunci utama berupa solidnya persahabatan membuat kita tidak bisa membenci siapa-siapa, awalnya kita mungkin akan khawatir dua persahabatan berantakan karena cinta anak muda tapi justru yang membuat penonton kecewa adalah sulitnya kejujuran pada diri sendiri sehingga cerita mungkin akan berakhir lebih manis meskipun akan ada plot twist tak terduga di akhir.
Chemistry dari akting Kim Yoo-Jung dan Byeon Woo-Seok akan menjadi alasan terbesar mengapa penonton akan merasa sulit move on dari karakternya. Durasi film dirasa sangat pas dan terkemas menjadi tidak membosankan, kita mungkin akan diajak semringah sendirian kemudian menjadi begitu down apabila menontonnya hingga akhir. Film bisa langsung kalian tonton melalui platform Netflix mulai 21 Oktober 2022 lalu, sangat baik apabila ditonton pukul 20.00 malam ke atas.
Note Film:
Jangan terlalu lama membohongi diri sendiri karena kesempatan tidak pernah berjanji untuk datang dua kali.
Trailer:
2. Ditto (2022)
![]() |
| Film: Ditto (2022) - Instagram/@viuindonesia |
- Judul: Ditto
- Judul Serupa: Agreement, Similar, Donggam
- Judul asli (hangul): 동감
- Sutradara: Seo Eun Young
- Penulis naskah: Seo Eun Young
- Pemeran utama: Yeo Jin Goo, Cho Yi Hyun, Kim Hye Yoon, Na In Woo, Bae In Hyuk.
- Genre: Romantis, Fantasi
- Pertama kali rilis: 16 November 2022 (Bioskop Korea)
- Durasi: 1 jam 54 menit
- Siaran Tayang: VIU dan Vidio
Pemeran:
- Yeo Jin Goo sebagai Kim Yong
- Jo Yi Hyun sebagai Kim Mu Nee
- Kim Hye Yoon sebagai Seo Han Sol
- Na In Woo sebagai Oh Young Ji
- Bae In Hyuk sebagai Kim Eun Sung
- Noh Jae Won sebagai Joo Geun Tae
- Nam Min Woo sebagai Park Nam Hae
- Shin Joo Hyup sebagai Park Man Soo
- Yeo Joo Ha sebagai Lee Yoo Jin
- Im Yu Bin sebagai Lee Seon Joo
- Kim Bo Yun sebagai Han Yeo Reum
Sinopsis:
Ditto berkisah pada tahun 1999, Kim Yong (Yeo Jin-Goo) mempelajari teknik mesin di sebuah universitas. Dia pertama kali masuk sekolah pada tahun 1995, tetapi mengambil cuti untuk melakukan wajib militernya. Setelah menyelesaikan dinas militernya, ia kembali ke sekolah sebagai siswa. Cinta pertamanya adalah Seo Han-Sol (Kim Hye-Yoon). Yong kemudian entah bagaimana berkomunikasi dengan Kim Mu-Nee (Cho Yi-Hyun). Kim Mu-Nee hidup di masa sekarang. Dia mendaftar di universitasnya pada tahun 2021 dan mengambil jurusan sosiologi. Kim Yong dan Kim Mu-Nee, yang berasal dari periode waktu yang berbeda, berkomunikasi dan kisah mereka terungkap.
Alur:
Di masa sekarang, Kim Mu-Nee mengambil sebuah radio usang dari sebuah lemari yang ia coba operasikan kembali, sambil mengikuti petunjuk buku Panduan Pemula HAM (radio amatir), CQ - CQ menjadi kode pembuka radio tersebut. Kembali ke musim semi 1999, Kim Yong mahasiswa teknik memulai kembali masa kuliah pasca cuti wajib militer. Ia mendapat tugas menggantikan Kim Eun Sung yang sedang cedera untuk membimbing seorang mahasiswi baru untuk memperkenalkan Departemen Teknik mesin, Seo Han Sol. Keduanya bertemu pertama kali di Gedung Aula Mahasiswa untuk memilih klub dengan berkeliling kampus. Sepanjang hari mereka berdua begitu nyaman berkomunikasi satu sama lain hingga menjadi begitu akrab, sikap Han Sol yang ceria dan berani membuat Yong mulai menyukai gadis itu.
Kim Eun Sung seorang ketua himpunan teknik juga mengikuti klub radio HAM, ia adalah sahabat erat Yong, Yong berencana meminjam radio HAM milik Eun Sung untuk pamer ke Han Sol karena bisa mengoperasikannya. Di malam gerhana bulan radio HAM itu secara misterius spektrum frekuensinya mulai terhubung pada suara asing. Keesokan harinya saat Yong sedang ngobrol pada kura-kura kesayangannya, tiba-tiba radio HAM itu mulai terhubung kembali. Yong berbicara dengan seorang perempuan bernama Kim Mu-Nee dari jurusan sosiologi yang juga sama-sama dari Universitas Korea, gadis itu memiliki buku panduan Pemula HAM, mereka berdua berencana saling bertukar bantuan antara buku dan tugas wawancara Mu-Nee. Saling setuju mereka akan bertemu langsung di Gedung Aula Mahasiswa keesokan harinya namun, sayang meski saling menunggu ditempat yang sama hingga sore mereka justru tidak berpapasan sama sekali. Mu-Nee dan Yong saling geram karena mengira sudah berbohong, anehnya saat berkomunikasi keduanya seperti tidak nyambung terkait hal-hal yang berbeda dari kedua zaman. Yong mengakui ia mahasiswa angkatan 1995 sedangkan Mu-Nee dari tahun 2021, meskipun awalnya tak masuk akal Mu-Nee memberi saran jika tidak bertemu Yong bisa meninggalkan pesan dari bilik telepon umum kampus, benar saja saat Mu-Nee mencek ke bilik keesokannya ada sebuah pesan, "Mu-Nee pembohong!! Aku Pergi Dulu. 1999, 12:45. '95 Kim Yong".
Kejanggalan yang terjadi membuat Yong dan Mu-Nee menjadi penasaran sehingga terkoneksi melalui radio HAM adalah awal mereka menjadi sepasang sahabat jarak jauh. Mu-Nee menceritakan perasaan diam-diamnya dengan seorang teman akrab bernama Oh Young Ji, sementara Yong sering berkonsultasi perihal cinta pertama yang berhasil ia pacari Han Sol. Keduanya merasa seperti dikirimkan takdir tak terduga karena bisa saling bertukar solusi dan cerita meskipun tak pernah bertemu sama sekali.
Suatu malam Mu-Nee bercerita bahwa mungkin Yong juga seangkatan dengan ayahnya karena berada pada jurusan dan kampus yang sama, Mu-Nee juga berkata saat ini radio HAM yang dipakai adalah milik ayahnya, Kim Eun Sung. Tak sampai situ percakapan yang dilontarkan Mu-Nee justru membuat kehidupan dan masa depan Yong selanjutnya berubah.
Ditto yang merupakan remake film aslinya tahun 2000, membuat film ini tetap segar saat diubah dengan setting tahun 1999 dan 2021. Cerita utama yang berhubungan dengan mesin waktu memang terdengar tak masuk akal namun, masih ringan untuk ditonton dikala senggang. Penonton tak perlu dipaksa berpikir berat mengapa jadi begini dan begitu, segala yang fiksi ada kalanya tak perlu penjelasan ilmiah.
Keputusasaan dari akting Yeo Jin Goo membuat kita mungkin merasa ekspektasi tentang cinta pertama mungkin tak seindah realitanya, selain itu karakter yang lain juga membawakan peran apa adanya sesuai porsinya tak ada yang salah dan benar takdir memang bisa berubah sedemikian rupa tanpa pernah diduga. Adegan bapernya adalah saat Yong mencari kura-kuranya yang hilang. Film ini cocok ditonton di akhir pekan melalui aplikasi legalnya VIU dn Vidio. Selamat sedikit patah hati dan menerima takdir.
Note Film:
Kecemasan berlebihan kita bisa saja menjadi doa yang terkabulkan di kemudian hari.
Trailer:
3. Soulmate (2023)
Info Umum:
- Judul: Soulmate
- Judul Serupa: Soulmate
- Judul asli (hangul): 소울메이트
- Sutradara: Min Yong-Keun
- Penulis naskah: Yong-Geun Min dan Kang Hyun-Joo
- Pemeran utama: Kim Da-Mi, Jeon So-Nee, Byeon Woo-Seok
- Genre: Melodrama
- Pertama kali rilis: 15 Maret 2023 (Bioskop Korea)
- Durasi: 2 Jam 4 Menit
- Siaran Tayang: 22 Maret 2023 (Bioskop Indonesia)
Pemeran:
- Kim Da Mi - Ahn Mi So
- Jeon So Nee - Go Ha Eun
- Byeon Woo Seok - HumJin Woo
Sinopsis:
Film Soulmate menceritakan tentang persahabatan dua perempuan, Ahn Mi So dan Go Ha Eun yang pertama kali menjalin pertemanan di bangku SD saat sama-sama berusia 12 tahun. Awalnya Mi So dipindahkan sekolah dari Seoul ke pulau Jeju oleh ibunya. Di sana ia memulai persahabatan eratnya bersama Ha Eun, keduanya pun menjadi rekat karena sering bermain bersama. Mi So yang berasal dari keluarga broken home harus menerima nasib dititipkan sejak dini pada keluarga Ha Eun karena ibunya harus bekerja di Seoul.
Serupa tapi tak sama, keduanya tumbuh menjadi sepasang sahabat yang sulit terpisahkan ditambah kesamaan hobi yaitu menggambar membuat jiwa mereka seperti tumbuh dalam dua tubuh.
Alur:
Digambarkan Ahn Mi So (Kim Da Mi) di masa sekarang diundang ke galeri seni untuk ditanyai mengenai sebuah lukisan potret dirinya semasa muda, seseorang bernama Ha Eun (Jeon So Nee) bertanggung jawab atas karya seni tersebut namun, Mi So membantah bahwa tak akrab dengan nama tersebut karena telah lama tak saling berhubungan. Kilas balik ke tahun 2001 awal mula Mi Soo bersekolah yang sama dengan Ha Eun, ia dipaksa ibunya berpindah-pindah tempat sekolah karena pekerjaan ibunya yang tidak jelas. Sedari awal Mi Soo menutup diri berteman pada siapapun karena khawatir akan berpisah terus menerus, sikap peduli Ha Eun membuat anak gadis itu luluh dan mereka mencoba menjalin pertemanan manis bersama.
Ha Eun membuka pikiran Mi Soo dengan mulai menyukai menggambar meskipun tak sebagus milik Ha Eun. Tak lama Mi Soo harus ditinggal ibunya ke Seoul dan sepakat dititipkan pada keluarga Ha Eun. Mereka tumbuh seperti saudara kembar, suka, duka, hingga nakal dijalani bersama. Saat remaja Mi Soo bercita-cita kelak ingin menghabiskan waktu berkeliling dunia sambil menggambar bersama Ha Eun, jiwa bebasnya mungkin tak selaras dengan Ha Eun yang fokus membatasi diri untuk mewujudkan impian keluarga menjadi seorang guru di pulau Jeju saja. Kebetulan Ha Eun juga bercerita menyukai seorang pria dari klub bola basket, Jin Woo. Mi Soo berusaha memastikan Jin woo adalah orang yang tepat untuk sahabatnya.
Tiga remaja itu menjalin pertemanan dadakan di tengah aksi pendekatan Ha Eun dan Jin Woo, mereka berpetualang ke sebuah hutan yang terdapat batu permohonan. Secara mengejutkan di kondisi Jin Woo dan Mi Soo sedang berduaan, Jin Woo terbawa suasana ingin mencium Mi Soo. Kejadian itu mungkin menjadi alasan tak lama setelahnya Mi Soo memutuskan untuk pindah ke Seoul. Hidup Mi Soo berubah karena ia harus banting tulang bekerja di Seoul, sementara itu mereka berdua Mi Soo dan Ha Eun saling bertukar kabar melalui surat. Ha Eun yang menjalani hidup biasa dengan mulai berkuliah, ia saat itu sudah berpacaran dengan Jin Woo. Sementara Mi Soo memberi kabar dengan berpura-pura berkeliling dunia sambil melukis padahal kenyataannya ia menjalani hidup yang berat di Seoul selama 5 tahun berlalu setelahnya.
Pernah sekali Mi Soo dan Ha Eun bertemu kembali tetapi tak berjalan mulus karena kehidupan mereka yang mulai asing sehingga berakhir pada perpisahan yang tak nyaman. Berapa waktu berlalu Ha Eun akhirnya menjadi seorang guru di Jeju, Mi Soo meskipun bekerja keras malah memiliki nasib tidak beruntung dan terlihat tak terurus. Sempat Jin Woo bertemu dan mengurus Mi Soo pasca mendapat nasib buruk membuat Ha Eun kecewa dan curiga Mi Soo merebut Jin Woo. Kenyataannya selama ini Ha Eun hanya mengalami kesalahpahaman belaka.
Soulmate sendiri merupakan adaptasi novel dan remake dari film China dengan judul yang sama. Sekilas memang terdengar seperti cinta segitiga bahkan mungkin mengira seperti sepasang gadis yang saling menaruh rasa namun, di separuh jalan kita akan tahu bahwa film ini begitu menggambarkan sisi kuat persahabatan yang tulus. Walau terdengar agak naif, tetapi kedua tokoh utama akhirnya mengakui bahwa mereka hidup saling bergantung sama lain.
Peran Kim Da Mi sebagai Ahn Mi Soo tidak usah diragukan apalagi penggambaran ketulusan jiwanya pada Jeon So Nee membuat kita menjadi begitu lelah dengan kehidupan yang dijalani Mi Soo selama ini. Bagi yang sudah menonton film aslinya mungkin tak kaget dengan plot twistnya bahkan mungkin akan mengira ini tak lebih baik dari versi originalnya namun, karena masih anyar sinematografi yang tersaji sungguh memanjakan mata apalagi pengambilan gambar khas pulau Jeju menjadi keunggulan versi remake ini. Kalian mungkin akan sedikit bingung karena plotnya maju mundur, disarankan ditonton lebih dari sekali agar lebih memahami. Tayang secara global melalui bioskop kesayangan kita, bagi yang tidak keburu berdoa saja semoga segera dipublikasikan melalui platform legal yang bisa diakses kapan saja.
Note Film:
Melakukan yang terbaik tak melulu hanya sesuai versi kita, ketidakjujuran yang kita rasa tepat bisa jadi cikal bakal leburnya segala sesuatu yang telah lama dibangun.
Trailer:
Itulah 3 rekomendasi film Korea yang setelah menontonya mungkin saja akan membuat hati kita tak keruan, semuanya mengandung plot twist yang bisa membuat kita sebal sendiri. Sekilas cerita yang dipakai hampir mirip-mirip yaitu tentang persahabatan, cita-cita, masa depan dan sesuatu yang tertinggal di masa lalu. Ketiganya hanyalah fiksi tidak terlalu berat menjadi pilihan sambil mengisi waktu santai. Sembari nonton jangan lupakan cemilan kesukaan dan pilih waktu ternyaman untuk menontonya. Enjoy!!
Sumber Referensi:



