Ulasan Film Only Yesterday (1991): Tumbuh dengan Memori Masa Lalu

Only Yesterday (1991), Ghibli Studio

Only Yesterday (1991)

Film Only Yesterday (1991), Studio Ghibli - © www.ghibli.jp

Info Umum:
  • Judul: Only Yesterday
  • Judul asli: おもひでぽろぽろ(1991)
  • Sutradara: Takahata Medal
  • Produser Produksi: Hayao Miyazaki
  • Produser: Toshio Suzuki
  • Musik: Star win 
  • Lagu Utama: Harumi
  • Pengisi Suara: Mitsuki Imai ⋅ Toshiro Yanagiba
  • Durasi: 1 Jam 59 Menit
  • Distribusi: Toho
  • Rilis Pertama: 20 Juli 1991
  • Siaran Tayang: Netflix
Sinopsis:
Only Yesterday berlatar tahun 1982 dengan tokoh utama, Taeko Okajima seorang karyawati berkantor di Tokyo mengajukan cuti tahunan untuk perjalanan beberapa hari di Yamagata, kampung halaman saudara iparnya. Perjalanan ke desa itu justru semakin membangkitkan memori yang tak pernah dilupakan sejak kelas 5 SD. Taeko juga bertemu dengan seorang pria yang lebih muda bernama Toshio perjalanannya kali ini akan banyak merubah pandangan hidupnya.

Ulasan Personal:
Only Yesterday (1991)

Film Only Yesterday (1991), Studio Ghibli - © www.ghibli.jp

Alur cerita akan berfokus pada dua masa kehidupan, Taeko saat 10 tahun dan masa ia berumur sekarang 27 tahun. Taeko seorang murid kelas 5 SD, mengisi kehidupan kecilnya seperti gadis pada umumnya seperti bermain bersama teman-teman, ia juga sama layaknya kebanyakan anak lain yang tak suka matematika. Taeko tumbuh dengan berbagai macam warna kehidupan di masa lalu, kejadian-kejadian kecillah yang memproses berjalananya kehidupan gadis itu hingga saat ini. 

Kenangan pra remaja semasa SD membuat Taeko sering merindukan teman-temannya, ia juga memiliki pengalaman cinta monyet dengan anak bernama Hirota yang secara jujur mengutarakan perasaannya pada Taeko, adegan tersebut tersaji sangat manis seperti memori permen kapas baginya. 

Di keluarga, Taeko memiliki orang tua lengkap dan dua saudari, meskipun keluarganya harmonis terkadang Taeko harus menerima didikan cukup disiplin dari orang tuanya, karakter ayahnya cukup dingin dan disegani, sementara ibunya kadang mendidik cukup pilih-pilih dalam mengapresiasi keinginan Taeko, sehingga sikap baik dan prestasi lain gadis itu menjadi tak terlalu bernilai. 

Di masa sekarang saat Taeko melakukan perjalanan kembali ke Yamagata, ingatan 16 tahun lalu itu bergegas datang dan berputar di kepalanya. Kita mungkin pernah memiliki fase terbaik hidup dan ingatan itu adalah puncak terbaik milik Taeko, setelahnya ia sama saja seperti kita yang menjalani hidup apa adanya seiring bertambahnya umur. 

Di Yamagata ia dijemput Toshio, petani organik sekaligus sepupu iparnya yang siap mengajak Taeko berkegiatan selama di desa. Toshio yang lebih muda digambarkan memiliki sisi hangat dan ceria. Kehidupan pertanian di desa begitu memanjakan mata, terutama perkebunan Safflower bahan dasar pewarna merah alami, menjadi alasan Taeko selalu ingin mendatangi tempat ini kembali.

Only Yesterday (1991)

Film Only Yesterday (1991), Studio Ghibli - © www.ghibli.jp

Tak hanya diam-diam diikuti kenangan kecilnya, Taeko juga mulai membuka pikiran tentang alasannya belum menikah. Ia banyak bertukar cerita pada Toshio selama di sana, rasa nyaman pelan-pelan tumbuh terhadap keduanya namun, Taeko menjadi gamang tentang masa depannya, membuat banyak pertanyaan apakah selama ini Taeko memang belum pernah beranjak dari masa mudanya.

Only Yesterday (1991)

Film Only Yesterday (1991), Studio Ghibli - © www.ghibli.jp

Only Yesterday perlu dipahami perlahan tetapi tetap mengalir dengan baik meskipun dengan konsep alur maju mundur. Sungguh relate dengan perempuan atau orang dewasa yang saat ini belum menikah. Kadang kita suka saja mengingat memori spesial di masa lalu yang rasanya ingin diulang atau enggan untuk dikenang.
Kesederhanaan cerita utama yang menggaungkan tentang proses memaafkan masa lalu menjadi modal penonton untuk memetik pelajaran dari cerita Taeko. Taeko yang secara tidak langsung sudah muak saat pilihannya harus selalu dikendalikan keinginan orang lain. Membuat kehidupannya tak bisa bebas melaju karena seperti ada yang menahan dirinya untuk tetap berdiri di garis yang sama. Kalian mungkin akan sedikit mengantuk saat menontonnya, jadi pilihlah mood terbaik saat menonton karena visual studio Ghibli tak pernah mengecewakan mata.

Note Film:
Masa lalu akan menjadi selalu salah saat tak pernah mencoba berdamai dengannya.

Trailer: